Konsep Baru Komputer Untuk Tuna Netra


Bayangkan bila layar elektronik braile (computer) untuk orang tuna netra saat ini hanya bisa menampilkan satu baris saja dalam satu waktu, sehingga sangat membatasi tampilan layarnya. Hal ini tentu akan menghambat aktifitas pengguna tuna netra pada saat akan membaca e-mail, melihat sebuah situs web, atau melakukan penelitian. Itu adalah masalah yang dihadapi bagi mereka pengguna komputer yang tidak bisa melihat (buta).

Tapi penelitian baru dari North Carolina State University telah mengembangkan sistem layar yang memungkinkan orang tuna netra untuk mengambil keuntungan penuh dari Web dan aplikasi komputer lainnya.

Penelitian dari North Carolina State University tersebut telah membuat sebuah metode baru untuk menampilkan layar elektronik braile secara penuh. Pada metode baru ini akan menciptakan sebuah matriks braile readouts pada skala yang lebih besar. Dan menggunakan serangkaian pengangkat titik-titik yang bisa naik-turun untuk mewakili huruf dan angka, sehingga seorang tuna netra memungkinkan dengan mudah dapat membacanya.

Selain itu dapat juga menerjemahkan gambar ke dalam tampilan melalui sentuhan, ini merupakan pemetaan piksel yang efektif ke dalam gambar karena titik yang terangkat mewakili Braile untuk menampilkan gambar juga.

Konsep yang dikembangkan peneliti adalah “hidrolik dan mekanisme menempel”, yang akan terus dikembangkan pada sistem tampilannya. Mekanisme ini terbuat dari polimer elektro aktif yang sangat lentur dan harganya juga lebih murah bila dibandingkan dengan teknologi tampilan braile saat ini. “Bahan ini yang memungkinkan dapat mengangkat titik-titik dengan ketinggian secara benar, sehingga akan lebih mudah untuk dapat dibacanya,” kata Dr Peichun Yang, seorang dari asosiasi penelitian postdoctoral di NC State dan penulis makalah ilmiah. “Setelah titik-titik dibesarkan, mekanisme yang menempel akan mendukung berat jari yang diterapkan seorang tuna netra sebagai titik-titik yang dibaca. Bahan polimer tersebut juga bisa meresponsnya dengan cepat, yang memungkinkan sipembaca dengan cepat dapat menggulirkan atau menggulung halaman dokumen maupun situs Web.”

Semoga temuan ini akan terus dikembangkan, terutama pengembangan untuk aplikasi-aplikasi yang akan memberikan orang tuna netra lebih lengkap dan berkreasi dalam memanfaatkan teknologi tersebut dalam mengakses internet dan sumber daya komputer lainnya, seperti e-book.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s