mekanisme akses data dan format data pada HD DVD


(singkatan dari High-Definition DVD) adalah sebuah format cakram optik berkepadatan tinggi yang didisain untuk menyimpan data termasuk video definisi tinggi.

Sejarah
Cakram HD DVD dirancang untuk menggantikan format DVD. HD DVD dapat menampung data sebanyak tiga kali data yang ditampung DVD (15 GB per lapis berbanding 4,7 GB). Standar HD DVD dikembangkan oleh Toshiba dan NEC.[1] Pada 19 November 2003, DVD Forum turut mendukung HD DVD sebagai penerus standar definisi tinggi. Pada pertemuan tersebut disepakati untuk menggunakan nama HD DVD yang sebelumnya dinamai AOD (Advanced Optical Disc).
Di Consumer Electronics Show 2006, Microsoft mengumumkan bahwa akan ada perangkat eksternal tambahan berupa kandar HD DVD di konsol permainan Xbox 360, hal ini direalisasi pada November 2006. Pada ajang tersebut, perusahaaan-perusahaan yang mendukung format HD DVD juga mengatakan bahwa akan ada 200 judul film akan tersedia pada akhir tahun.
Sejak awal HD DVD telah terlibat dalam “perang format” video berdefinisi tinggi dengan Blu-ray yang dikembangkan Sony. Setelah beberapa perusahaan film dan peritel besar mulai mengakhiri dukungan terhadap format HD DVD ini pada awal 2008, pada 19 Februari 2008 Toshiba mengumumkan akan mengakhiri produksi dan pengembangan HD DVD sehingga secara langsung menyudahi perang format tersebut.
Blu-Ray Disc adalah teknologi terbaru penyimpanan data dalam bentuk keping disc. Teknologi ini dikembangkan oleh SONY dan akhirnya sempurna di tahun 2004. Di awal perkembangannya ada 2 teknologi yang saling berhadap-hadapan yaitu SONY Blue-Ray dan TOSHIBA HD DVD. Walaupun HD-DVD muncul terlebih dahulu, tetap saja Blue Ray bisa mengejar dan mengunggulinya. Terlihat dari segi kapasitas, Blue Ray jauh lebih baik daripada HD-DVD. Dikarenakan kalah dalam persaingan, akhirnya tahun 2008 Toshiba mengakhiri HD-DVD dan ikut masuk ke dalam produksi Blue Ray.
Kenapa disebut Blue-Ray?
Saat ini teknologi disk optik semisal DVD, DVD-R, DVD-RW, dan DVD-RAM menggunakan sinar laser merah untuk membaca dan menulis data. Sedangkan format terbaru memakai sinar laser biru-violet, sehingga namanya menjadi blu-ray. Walaupun bgeitu, Blu-Ray Player tetap bisa memainkan format DVD, atau CD lama anda.
Kenapa Blu-Ray bisa berkapasitas besar?
Hal ini dikarenakan panjang gelombang sinar laser biru-violet lebih pendek daripada sinar laser merah, sehingga presisi fokus titik laser bisa lebih tepat. Dengan demikian, data lebih padat dan ruang bisa dihemat. Jadi, meskipun disk CD/DVD dan blu-ray berukuran sama, Blu-ray mampu memuat lebih banyak data.
Cakram Blu-ray (Inggris: Blu-ray Disc disingkat BD) adalah sebuah format cakram optik untuk penyimpanan media digital termasuk video definisi tinggi. Nama Blu-ray diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram Blu-ray dapat menyimpan data yang lebih banyak dari format DVD yang lebih umum karena panjang gelombang laser biru-ungu yang dipakai hanya 405 nm dimana lebih pendek dibandingkan laser merah, 650 nm yang dipakai DVD dan piringan kompak. Format saingan Blu-ray yaitu HD DVD juga menggunakan laser jenis yang sama. Cakram Blu-ray dapat menyimpan 25 GB pada setiap lapisannya dibandingkan dengan 4,7 GB pada DVD. Beberapa pabrik bahkan telah membuat cakram Blu-ray satu lapis dan dua lapis (50 GB) yang dapat ditulis ulang.[1] Beberapa studio film yang mendukung format Blu-ray bahkan telah merilis atau mengumumkan akan merilis film pada cakram berkapasitas 50 GB.blue ray lebih pendek dari panjang gelombang laser memungkinkan untuk menyimpan lebih banyak informasi pada 12 cm CD / DVD ukuran disk. Minimum “spot size” di mana sebuah laser dapat terfokus dibatasi oleh difraksi, dan bergantung pada panjang gelombang dari cahaya dan kecepatan rana numerik dari lensa yang digunakan untuk fokus itu. Dengan penurunan panjang gelombang, meningkatkan kecepatan rana numerik 0,60-0,85 dan membuat penutup lapisan tipis agar terhindar dari efek optik yang tidak diinginkan, laser dapat difokuskan ke tempat yang lebih kecil. Hal ini memungkinkan lebih banyak informasi yang akan disimpan di daerah yang sama.
Cakram Blu-ray mirip dengan PDD, format cakram optik lainnya yang dikembangkan oleh Sony dimana sudah tersedia sejak 2004. PDD memilik kecepatan transfer data yang lebih tinggi. PDD lebih ditujukan untuk pemakaian data bisnis atau cadangan.
Cakram Blu-ray sekarang ini pernah terlibat dalam perang format dengan saingannya HD DVD yang dikembangkan Toshiba. Setelah beberapa perusahaan film dan peritel besar mulai mengakhiri dukungan terhadap format HD DVD pada awal 2008, pada 19 Februari 2008 Toshiba mengumumkan akan mengakhiri produksi dan pengembangan HD DVD sehingga secara langsung menyudahi perang format tersebut.
[sunting] Spesifikasi teknis
Jenis media optis
* Laserdisc
* Compact disc/CD-ROM: CD-R, CD-RW
* MiniDisc
* DVD: DVD-R, DVD-D, DVD-R DL, DVD+R,
DVD+R DL, DVD-RW, DVD+RW,
DVD-RW DL, DVD+RW DL, DVD-RAM
* Blu-ray Disc: BD-R, BD-RE
* HD DVD: HD DVD-R: HD DVD-RAM
* UDO
* UMD
* Holographic data storage
* 3D optical data storage
Cakram Blu-ray dua lapis berkapasitas 50 GB dapat menampung video definisi tinggi (HD) berdurasi 9 jam atau video definisi standar (SD) berdurasi 23 jam. Secara rata-rata, sebuah cakram Blu-ray satu lapis dapat menampung video MPEG-2 definisi tinggi berdurasi 135 menit dengan bonus 2 jam dalam kualitas definisi standar. Versi dua lapis dapat menampung video definisi tinggi berdurasi 3 jam dengan bonus dalam kualitas standar berdurasi 9 jam.
Ukuran fisik Kapasitas satu lapis Kapasitas dua lapis
12 cm, satu sisi 25 GB (23.3 GiB) 50 GB (46.6 GiB)
8 cm, satu sisi 7.8 GB (7.3 GiB) 15.6 GB (14.6 GiB)
[sunting] Profil
Spesifikasi BD-ROM mendefinisikan empat profil untuk pemutar cakram Blu-ray. Semua profil berbasis video diharuskan memiliki implementasi lengkap dari BD-J.
* 1.0 – Ini merupakan profil dasar yang harus dipakai semua pemutar Blu-ray. Pemutar berbasiskan profil ini hanya membutuhkan 64 KB (0.064 MB) area penyimpanan data aplikasi. Semua pemutar kategori ini akan dianggap kuno setelah November 2007 ketika profil 1.1 menjadi standar baru karena pemutar 1.0 tidak akan bisa menangani semua fitur interaktif yang akan diusung oleh profil 1.1
* 1.1 – Profil 1.1 menambahkan dekoder video tambahan (untuk PIP), audio tambahan dan tempat penyimpanan 256 MB. Produk yang dirilis setelah November 2007 harus kompatibel dengan profil ini.
* 2.0 (BD-Live) – Profil 2 yang juga dikenal dengan BD-Live menambahkan fitur konektivitas jaringan sebagai fungsi standar dan meningkatkan tempat penyimpanan ke 1 GB.
* Suara (audio) – Profil ini diperuntukkan bagi pemutar yang hanya memainkan suara saja dan tidak membutuhkan penyandi video atau BD-J.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s