Indonesia Kaya Orang Pintar, Miskin Orang Cerdas!


Indonesia yang sejak dulu di kenal sebagai negeri 1ooo pulau dengan berbagai keindahan dan keunikannya, dengan berbagai ragam seni budaya, suku dan etnis serta agama yang terdapat didalamnya membuat negeri ini banyak dikagumi bangsa lain. Bukan itu saja, Indonesia juga sebagai negara yang banyak menyimpan sumber alamnya yang dapat memenuhi kebutuhan rakyatnya.

Zaman telah berganti dengan seiringnya waktu, kini Indonesia berubah segalanya. Kemajuan berbagai bidang perlu kita akui, dari segi sosial, budaya, politik dan berbangsa juga mengalami perubahan yang mengglobal.

Sejak negeri ini berubah dari negeri Nusantara Raya dan kini menjadi Indonesia Raya perubahan bangsa ini sungguh menakjubkan. Ini bisa kita lihat dari berbagai perkembangan sejarahnya. Namun dari berbagai perubahan yang terjadi di Indonesia, masih saja banyak oknum-oknum yang lebih suka mementingkan diri sendiri, kelompok dan golongannya. Buktinya masih ada saja persoalan-persoalan yang makin berisiko dalam perkembang bangsa ini.

Contohnya, dalam segi keadilan pada Hukum, masih saja Hukum lebih berpihak kepada orang-orang yang memiliki kuasa, jabatan dan uang, sementara itu Hukum bagi orang kecil hanya sebagai Hukum Rimba dan Hukum Balas Dendam. Sungguh naif Dunia Hukum di Indonesia.

Contoh lain yang masih sangat dominan adalah tentang kekuasaan. Demokrasi Indonesia boleh dibilang sudah ada perubahan yang sangat baik. Namun dari perjalanan perubahan perkembangan sistem politik dari sistem politik detaktor, politik terpimpin dan sampai perubahan saat ini politik demokrasi terbuka, masih juga ada saja pihak-pihak perorangan, golongan dan kelompok yang senang dan gemar mempertahankan kekuasaan dan jabatannya dalam  status guwo.

Indonesia sungguh Indah memang, tapi keindahan itu tidak dibarengi dengan keindahan hati nurani orang-orang yang berkuasa. Sangat jelas betul Indonesia memang kaya dari kesemuanya, termasuk kaya banyak orang-orang yang pintar, tapi miskin orang-orang yang cerdas. Buktinya adalah, sangking banyaknya orang-orang pintar di Indonesia justru banyak kekacauan, karena pintar itu lebih mengutamakan kepuasan hawa nafsu yang lebih dominan merugikan banyak pihak, terutama rakyat kecil.

Contoh, hampir di setiap sudut jabatan, kekuasaan, karier dan harta setiap orang pintar di departemen apapun selalu pandai mengakali dan pandai mencari sela-sela untuk berkorupsi, bukan itu saja, ternyata banyak orang pintar pandai mengadu domba kerukunan yang sudah terjalin Indah di masyarakat demi kekuasaan, jabatan, bisnes dan harta.

Beda dengan orang cerdas. Cerdas disini lebih dominan memanfaatkan akal dan pikiran yang dibarengi dengan kekuatan hati nurani. Pada biasanya orang cerdas bila bertindak dan berbuat selalu berpikir dahulu sebelum berbuat sesuatu, dan lebih mengutamakan kebijaksanaannya. Selain itu orang cerdas selalu menggunakan logika dan konsep-konsep dalam berpikir, berbuat, bertindak dan bekerja. Inilah yang tidak dimiliki bangsa Indonesia, yaitu tidak memiliki banyak orang-orang cerdas untuk kemajuan, keadilan, kemakmuran, ketentraman dan kenyamanan.

Dengan demikian jelas sudah Indonesia sebenarnya masih tertinggal jauh perkembangannya dengan bangsa lain, dan Indonesia masih berjalan di tempat. Walau kenyataannya terlihat Indonesia sangat maju dalam perkembangannya saat ini, sesungguhnya hanya terlihat diluarnya saja.  Jadi sungguh jelas Indonesia bakal lebih gampang di goyah dan dihancurkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Pasalnya Indonesia gampang di ombang-ambingkan menuju kehancuran dari dalam dan dari luar. Kalau sudah demikian apa tindakan kita sebagai orang Indonesia ?

RENUNGKAN!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s